Mahasiswa Prodi Pendidikan Jasmani Unsoed Lakukan Kunjungan ke Racana KH Hasyim Asy’ari – Nyai Hj. Raden Djuaesih
Jum’at, 10 April 2026 — Racana KH Hasyim Asy’ari – Nyai Hj. Raden Djuaesih menerima kunjungan akademik dari mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Jenderal Soedirman. Kegiatan yang berlangsung pada pukul 13.00 hingga 13.30 WIB ini merupakan bagian dari tugas mata kuliah yang diberikan oleh dosen kepada mahasiswa, dengan tujuan melakukan penggalian informasi secara langsung di lapangan.
Sebanyak 13 mahasiswa hadir dalam kegiatan tersebut dan terlibat aktif dalam sesi wawancara bersama anggota Racana. Kunjungan ini dirancang sebagai metode pembelajaran berbasis praktik, sehingga mahasiswa tidak hanya memahami materi secara teoritis, tetapi juga mampu melihat secara langsung bagaimana sebuah organisasi kepramukaan di tingkat perguruan tinggi dijalankan.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil guna memaksimalkan efektivitas wawancara. Masing-masing kelompok mengajukan pertanyaan yang berfokus pada tiga aspek utama, yaitu sejarah berdirinya Racana KH Hasyim Asy’ari – Nyai Hj. Raden Djuaesih, struktur organisasi yang berlaku, serta program kerja yang telah disusun dan dilaksanakan.
Anggota Racana menyambut baik kedatangan para mahasiswa dan memberikan penjelasan secara komprehensif. Mereka memaparkan sejarah awal berdirinya Racana, termasuk latar belakang dan nilai-nilai yang menjadi fondasi dalam menjalankan kegiatan organisasi. Selain itu, dijelaskan pula bagaimana struktur organisasi dibentuk secara sistematis, mulai dari pimpinan hingga bidang-bidang yang memiliki tugas dan fungsi masing-masing.
Tidak hanya membahas aspek struktural, anggota Racana juga menguraikan berbagai program kerja yang telah dilaksanakan. Program tersebut mencakup kegiatan pembinaan anggota, pelatihan kepemimpinan, kegiatan sosial kemasyarakatan, hingga pengabdian kepada masyarakat. Penjelasan ini memberikan gambaran nyata kepada mahasiswa mengenai manajemen organisasi yang terencana dan berkelanjutan.
Selama sesi wawancara berlangsung, suasana diskusi berjalan dengan interaktif dan komunikatif. Mahasiswa menunjukkan antusiasme tinggi dalam menggali informasi, sementara anggota Racana memberikan jawaban secara terbuka dan informatif. Interaksi ini menciptakan pertukaran pengetahuan yang bermanfaat bagi kedua belah pihak.
Kunjungan akademik ini tidak hanya menjadi sarana pemenuhan tugas perkuliahan, tetapi juga membuka ruang bagi terjalinnya hubungan yang lebih luas antara mahasiswa dan organisasi kemahasiswaan. Bagi mahasiswa, kegiatan ini memberikan wawasan baru mengenai pentingnya peran organisasi dalam membentuk karakter, kepemimpinan, serta kemampuan bekerja sama. Sementara itu, bagi pihak Racana, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan eksistensi dan kontribusi organisasi kepada kalangan akademik.
Kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih 30 menit ini ditutup dengan kesan positif dari kedua belah pihak. Mahasiswa mengaku memperoleh banyak pengalaman dan pengetahuan baru, sedangkan anggota Racana merasa senang dapat berbagi informasi serta pengalaman organisasi. Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang sebagai bentuk sinergi antara dunia pendidikan dan organisasi kemahasiswaan.

Komentar
Posting Komentar